Asuransi | Pengertian Asuransi

khansamhamnida.wordpress.com.

Asuransi artinya transaksi pertanggungan, yang melibatkan dua pihak yaitu tertanggung dan penanggung. Peran pihak penanggung adalah menjamin pihak tertanggung, bahwasanya ia (tertanggung) akan mendapatkan ganti atas suatu kerugian yang mungkin akan terjadi pada pihak tertanggung, imbas atas  terjadinya suatu peristiwa yang pada mulanya belum tentu akan terjadi atau yang semula belum dapat ditentukan kapan terjadinya. Sebagai imbal balik akan hal tersebut pihak tertanggung di wajibkan membayar sejumlah uang kepada pihak penanggung, yang besarnya sekian prosen dari nilai pertanggungan, atau lebih dikenal dengan sebutan “premi”.

Beberapa pengertian ataupun definisi yang dapat memberikan gambaran tentang asuransi, antara lain :

●      Menurut pasal 246 KUHD (Kitab Undang-Undang Hukum Dagang) RI

“Asuransi adalah perjanjian dengan mana penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan yang mungkin dideritanya akibat dari suatu evenemen”.

●      Menurut Molengraaff

Asuransi kerugian adalah persetujuan dengan mana satu pihak (penanggung) mengikatkan diri terhadap yang lain (tertanggung) untuk mengganti kerugian yang dapat diderita oleh Tertanggung karena terjadinya suatu peristiwa telah ditunjuk dan yang belum tentu serta kebetulan, dengan mana pula tertanggung berjanji untuk membayar premi.

●      Menurut C.A. Williams Jr dan R.M. Heins

Asuransi adalah : • Suatu pengamanan terhadap kerugian finansial yang dilakukan oleh seorang penanggung, • Suatu persetujuan dengan mana dua atau lebih orang atau badan mengumpulkan dana untuk menanggulangi kerugian finansial.

Pengertian-pengertian tentang asuransi tersebut diatas muncul dengan adanya prinsip dasar asuransi yaitu :

●     memikul resiko

Didasarkan atas pengertian bahwa resiko tertanggung itu dialihkan kepada penanggung profesional setelah semua syarat-syarat dipenuhi dan disepakati oleh kedua belah pihak.

●     probabilitas/peluang

Didasarkan atas pemikiran bahwa ada atau tidak ada peluang sesuatu akan terjadi.

●     hukum bilangan besar

Makin besar jumlah hal yang diselidiki, makin dekat hasilnya.

Kenyataan yang ada disini adalah bahwa, segala kerugian yang mungkin terjadi pada masa yang akan datang, dipindahkan (shift) kepada perusahan asuransi. Namun perlu disadari juga bahwa asuransi diciptakan bukan karena untuk memeratakan maupun untuk mencegah kerugian, melainkan untuk mengurangi ketidakpastian (uncertainty) yang disebabkan oleh kesadaran akan kemungkinan kerugian.

Maka atas semua pengertian tersebut di atas masyarakat akan menjadi semakin jelas dalam menentukan pilihan tentang perusahaan asuransi dan resiko mana yang diasuransikan.

Leave a comment

Filed under Asuransi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s